MATERI DAN PERUBAHANNYA
Materi dan Perubahannya.
Ilmu kimia adalah ilmu
yang mempelajari segala sesuatu tentang materi, seperti susunan, sifat-sifat,
perubahan materi dan energi yang menyertai perubahanya.
A. Materi
Materi adalah segala sesuatu yang memiliki massa
dan menempati ruang (volume). Contohnya manusia,
tumbuhan, hewan, buku, dan pensil. Massa menunjukan jumlah materi yang menyusun
suatu benda. Sedangkan volume adalah perhitungan seberapa banyak ruang yang
bisa ditempati dalam suatu objek.
a. Sifat-Sifat Materi
- Sifat fisis adalah sifat yang tidak berhubungsn dengsn pembentukan zat baru, melainkan berhubungan dengan keadaan fisis suatu zat. Contoh; titik leleh, titik didih, kerapatan, massa jenis, warna, dan bau.
- Sifat kimia adalah sifat yang berhubungan dengan pembentukan zat baru. Contoh: kereaktifan, mudah tidaknya terbakar, dan mudah tidaknya berkarat.
- Sifat ekstensif adalah sifat yang bergantung pada jumlah materi. Contoh : massa, volume, dan entalpi (kandungan energi).
- Sifat intensif adalah sifat yang tidak bergantung pada jumlah zat. contoh: titik leleh, titik lebur, kalor jenis, bau, dan rasa.
b. Perubahan Materi
- Perubahan fisis adalah perubahan materi yang tidak menghasilkan zat baru. Contoh: pelelehan lilin, penyubliman kapur barus, pengecatan tembok, pemisahan nitrogen dari udara, dan pencucian pakaian.
- Perubahan kimia adalah perubahan materi yang menghasilkan zat baru. Contoh: pembakaran kertas, fotosintesis, pencernaan makanan, pembusukan makanan, pengelantangan pakaian, dan pembuatan adukan semen.
B. Unsur, Senyawa, dan Campuran
a. Unsur
unsur adalah `materi
yang paling sederhana, tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih
sederhana, baik secara fisik maupun dengan reaksi kimia. Contoh: Besi (Fe),
karbon (C), dan oksigen (O).
b. Senyawa
senyawa adalah gabungan
dua unsur atau lebih yang berikatan melalui reaksi kimia. Contoh: Air murni (H2O),
glukosa (C6H12O6),
amoniak (NH3).
c. Campuran
campuran adalah
kumpulan dua zat atau lebih yang bergabung tanpa reaksi kimia. Contoh: larutan
gula (campuran gula dan air), larutan garam (campuran garam dan air), dan susu
(campuran karbohidrat, protein, lemak, dan berbagai vitamin).
C. Partikel-Partikel Materi
a. Atom
atom adalah partikel
terkecil dari unsur yang masih mempunyai sifat unsur tersebut. Atom-atom suatu
unsur memiliki sifat identik, akan tetapi berbeda dengan atom unsur lain. Unsur
besi terdiri atas atom-atom besi dan unsur alumunium terdiri atas atom-atom
aluminium. Sifat antar atom besi adalah sama tetapi berbeda dengan sifat atom aluminium.
b. Molekul
molekul adalah gabungan
dari dua atom atau lebih yang berikatan secara kimia. Molekul dibedakan menjadi
dua, yaitu molekul unsur dan molekul senyawa. Disebut molekul unsur, jika
atom-atom yang berikatan sejenis, contoh: oksigen(O2), nitrogen(N2),
dan klor(Cl2). Disebut molekul senyawa, jika atom-atom yang
berikatan berbeda jenis, contoh: air (H2O), amoniak (NH3),
dan urea (CO(NH)2)2).
c. Ion
ion adalah atom atau
molekul yang bermuatan listrik. Ion dibedakan menjadi dua, yaitu ion positif (kation) dan ion negatife (anion).
1. Kation
Contoh: ion natrium (Na+), ion kalium (K+), dan ion ammonium (NH4+).
2. Anion
Contoh: ion klorida (Cl-), ion nitrat (NO3-), dan ion sulfat(SO42-).
3. Senyawa ion
Contoh: natrium Klorida (NaCl), kalium nitrat (KNO3), dan amonium sulfat ((NH4)2SO4).